MENGKAJI ILMU TENTANG
SI “ROKOK”
Mungkin
sebagian besar kita sudah mengenal apa itu “rokok” namun sebenarnya sebagian
besar juga masih belum mengenal asal mula rokok. Untuk itu mari kita bahas
bersama.
Rokok adalah silinder
dari kertas berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm (bervariasi
tergantung negara) dengan diameter sekitar 10 mm yang berisi daun-daun tembakau yang telah
dicacah. Rokok dibakar pada salah satu ujungnya dan dibiarkan membara agar
asapnya dapat dihirup lewat mulut pada ujung lainnya.
Manusia di dunia yang merokok untuk pertama kalinya adalah suku
bangsa Indian di Amerika, untuk keperluan ritual seperti memuja dewa atau roh.
Pada abad 16, ketika bangsa Eropa menemukan benua Amerika, sebagian dari para
penjelajah Eropa itu ikut mencoba-coba menghisap rokok dan kemudian membawa
tembakau ke Eropa. Kemudian kebiasaan merokok mulai muncul di kalangan
bangsawan Eropa. Tapi berbeda dengan bangsa Indian yang merokok untuk keperluan
ritual, di Eropa orang merokok hanya untuk kesenangan semata-mata. Abad 17 para
pedagang Spanyol masuk ke Turki dan saat itu kebiasaan merokok mulai masuk
negara-negara Islam.
Sebenarnya, dalam Islam rokok itu tidak diperbolehkan. Selain
tidak baik untuk kesehatan karena rokok mengandung banyak racun didalamnya,
rokok juga hanya akan menghabiskan uang. Sebagaimana dalam firman Allah SWT:
وَلَا
تَقْتُلُوا أَنْفُسَكُمْ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيمًا
“Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah
Maha Penyayang kepadamu.” (QS. An-Nisaa: 29)
Jadi, sebenarnya apa saja penyakit yang dapat diderita oleh orang
yang punya kebiasaaan merokok? Mari simak 9 bahaya merokok yang dapat mengancam
kesehatan berikut ini:
1. Kanker
Merokok dapat menyebabkan sekitar 90% kematian akibat kanker paru-paru pada
pria serta 80% pada wanita. Resiko kematian karena faktor kanker paru-paru
dapat 23 kali lebih tinggi pada pria perokok dan 13 kali lebih tinggi pada wanita
yang merokok dibandingkan pada mereka yang bukan tidak merokok.
2. Gangguan Pernafasan
Bahaya merokok dapat meningkatkan resiko kematian karena penyakit paru-paru
yang kronis sampai 10 kali lipat. Sekitar 90% kematian karena penyakit
paru-paru kronis disebabkan karena merokok.
3. Gangguan Janin
Kebiasaan merokok juga akan berdampak buruk terhadap kesehatan reproduksi
dan janin yang terdapat dalam kandungan, termasuk kemandulan, keguguran,
kematian janin, bayi lahir dengan berat badan rendah, serta sindrom kematian
mendadak bayi.
4. Penyakit Jantung
Merokok dapat menimbulkan aterosklerosis atau terjadi pengerasan pada
pembuluh darah. Kondisi seperti ini merupakan penumpukan zat lemak pada arteri,
lemak dan plak memblok aliran darah serta dapat membuat penyempitan pembuluh
darah. Hal ini yang dapat menyebabkan penyakit jantung.
5. Penyakit Paru-Paru
Risiko terkena penyakit seperti pneumonia, emfisema, atau bronkitis kronis
dapat meningkat karena kebiasaan merokok. Penyakit ini disebut sebagai penyakit
paru obstruktif kronik (PPOK). Penyakit paru-paru tersebut dapat berlangsung
dan bertambah buruk seiring dari waktu ke waktu sampai orang tersebut akhirnya
meninggal karena kondisi tersebut.
6. Diabetes
Menurut
Cleveland Clinic, kebiasaan merokok dapat meningkatkan resiko terkena diabetes. Bahaya
rokok juga menyebabkan komplikasi dari diabetes, seperti penyakit
jantung, penyakit mata, stroke,
penyakit ginjal, penyakit pembuluh darah, dan masalah kaki.
7. Menyebabkan
Kebutaan
Bahaya merokok dapat meningkatkan resiko degenerasi makula yaitu penyebab
kebutaan yang dialami pada orang tua. Dalam studi yg diterbitkan 'Archives of
Ophthalmology' orang yang merokok 4 kali lebih mungkin dibandingkan dengan
orang-orang yang bukan perokok untuk mengembangkan degenerasi makula, yangg
merusak makula, pusat retina, serta dapat menghancurkan penglihatan sentral
tajam.
8. Penyakit
Mulut
Penyakit mulut yang disebabkan karena rokok antara lain seperti kanker
mulut, kanker leher, penyakit gigi, dan nafas.
9. Impotensi
Rokok adalah faktor resiko utama penyakit pembuluh darah perifer yang akan
mempersempit pembuluh darah pembawa darah ke seluruh tubuh. Pembuluh darah pada
alat reproduksi pria kemungkinan dapat terpengaruh karena merupakan pembuluh
darah yang berukuran kecil dan dapat mengakibatkan disfungsi impoten.
Bagi
orang yang punya kebiasaan merokok atau yang sering disebut “si pecandu rokok”,
entah pria ataupun wanita, orang dewasa ataupun anak-anak, akan sangat susah
menghentikan kebiasaan ini. Tapi, sebenarnya mungkin meski hanya sehari
kebiasaan ini dapat dihentikan yakni karena diadakannya hari tanpa tembakau
sedunia.
Hari Tanpa Tembakau Sedunia diperingati
di seluruh dunia setiap tahun pada tanggal 31 Mei.
Gerakan ini menyerukan para perokok agar berpuasa tidakmerokok (mengisap tembakau)
selama 24 jam serentak di seluruh dunia. Hari ini bertujuan untuk menarik
perhatian dunia mengenai menyebarluasnya kebiasaan merokok dan dampak buruknya
terhadap kesehatan. Diperkirakan kebiasaan merokok setiap tahunnya menyebabkan
kematian sebanyak 5,4 juta jiwa. Negara-negara anggota Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)
mencetuskan Hari Tanpa Tembakau Sedunia ini pada tahun 1987. Dalam satu
dasawarsa terakhir, gerakan ini menuai reaksi baik berupa dukungan dari
pemerintah, aktivis kesehatan, dan organisasi kesehatan masyarakat, ataupun
tentangan dari para perokok, petani tembakau, dan industri rokok.
Akhirnya,
semoga semua ilmu/info tentang rokok ini dapat bermanfaat dan semoga dapat
mengurangi sejumlah pecandu rokok yang ada di dunia khususnya di negara
Indonesia daerah Gorontalo.
Date : Minggu, 24 Mei 2015


Tidak ada komentar:
Posting Komentar